
Kalender Hijriyah (at-taqwim al hijri) adalah kalender yang digunakan umat islam, termasuk dalam menentukan penanggalan yang berhubungan dengan ibadah dan hari-hari penting lainnya. Kalender hijriyah menggunakan sistem kalender Lunar (Komariah).
kalender ini dinamakan kalender hijriyah karena pada tahun pertama kalender ini adalah tahun dimana terjadi peristiwa hijrahnya Nabi besar kita Muhammad SAW dari mekah ke madinah, tepatnya pada tahun 622 M. Salah satu perbedaan antara kalender hijriyah dan masehi adalah pada jumlah hari dalam setahunnya. dalam kalender hijriyah ada 354 hari dalam setahun, dan pada kalender masehi selisih 11 hari.
Dengan tahun baru ini, mari kita ciptakan hari baru dengan hati yang kembali ke fitrahnya, dengan cita-cita baru kita kita wujudkan kehidupan yang lebih baik dan semoga kit semua dapat lebih deka lagi dengan Allah SWT.
nech ada sedikit kutipan renungan dari blog sobatku fisan
Tahun yang dihitung dari Hijrahnya Nabi Muhammad dari Mekah ke Madinah Hijrah adalah perpindahan dari satu tempat ketempat yang lain tetapi menurut ulama artinya lebih dalam lagi; Perpindahan dari hal-hal kekufuran kepada hal-hal yang diridhoi Allah SWT.
Sudahkah ku jauhkankah ku dari segala kekufuran? Sudah hijrahkah aku?
Sedangkan aku masih sering menunda sholatku, karena lebih mementingkan pekerjaanku, acara TV, membaca buku, tidur…
Bila ku bersedekah masih ada yang memberatkan dalam hati, masih ada rasa su’udzon kepada sang penerima sedekah. Dan juga masih sedikit, setitik garam dilautan… masih kuhitung rejeki ku, padahal kan rejekiku itu sudah Allah tetapkan untuk ku…
Membaca Al Qur’an? masih lebih banyak aku membaca majalah atau membaca buku.
Puasa sunnahku masih jarang dan selalu harus di ingatkan dan dimotivasi.
Qiyammul Lail ku? masih belum kudapatkan kekusyu’an itu…
Dan sampai hari ini, masih belum dapat kusenangi hati kedua orang tuaku, dan masih kubebani mereka dengan kewajiban mereka terhadapku.
Ya Allah kau ciptakan Manusia termasuk aku, dengan penuh kemuliaan, tetapi setelah ku tercipta, ku jalani hidupku dengan kenistaan.
Ya Allah aku memang tidak semulia pada saat engkau ciptakan aku, tetapi apakah aku dapat terus berusaha untuk mendapatkan kemuliaan itu kembali dihadapanmu nanti di akhir hidupku?
Ya Allah berilah aku kesempatan untuk memperbaiki diriku ini dan lebih dapat mendekatkan diriku padaMU
Dalam lisanku sering ku ucapkan bahwa KAUlah satu-satunya Sesembahanku, tetapi dalam keseharianku KAU sering ku tinggalkan demi sesembahan yang lain, dunia.. Astaghfirullah..
Ya Allah, jangan kau marah pada ku, jangan kau tarik hidayah ku…
Aku tak tau apa yang harus kuperbuat bila kudapatkan marah MU dan tak kupunya lagi hidayah MU